4 Tanda Diabetes Pada Kulit yang Jarang Disadari

Foto : Doc. Guesehat

HALOSMI.COM- Diabetes adalah kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja.

Biasanya tanda diabetes pertama kali muncul pada kulit. Diabetes dapat memicu berbagai masalah kulit dan memperburuk masalah kulit yang ada. Hal ini dapat menyebabkan kadar glukosa menjadi tinggi dalam waktu lama, sehingga lama kelamaan, tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Misalnya, merusak pembuluh darah, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi, dan memperlambat penyembuhan luka.

Berikut adalah beberapa tanda diabetes pada kulit yang perlu diwaspadai:

Necrobiosis Lipoidica Diabeticorum (NLD)

Necrobiosis lipoidica diabeticorum (NLD) adalah kelainan kulit granulomatosa langka yang biasanya dijelaskan pada tulang kering pasien diabetes tipe 1. Berikut beberapa tanda NLD:

  • pertama kali muncul sebagai papula keras berwarna coklat kemerahan berukuran 1 hingga 3 mm
  • menjadi kuning dan mengkilat saat mengembang
  • dapat mempengaruhi kedua sisi tubuh
  • mengembangkan kulit yang lebih tipis, lebih lemah, dan seperti lilin di bagian tengah
  • gatal
  • biasanya muncul di kaki bagian bawah, tetapi terkadang di lengan, wajah, atau kulit kepala.

Sklerosis Digital

Sklerosis digital adalah kondisi yang menyebabkan kulit pada tangan, jari tangan, dan kaki mengalami penebalan, kencang, berlilin, dan berpotensi kaku. Sendi yang terpengaruh mungkin jadi lebih sulit untuk digerakkan.

Gula darah tinggi dapat meningkatkan risiko mengembangkan sklerosis digital. Sekitar 1 dari 3 orang dengan diabetes tipe 1 mengembangkan sklerosis digital. Pilihan perawatan untuk kondisi ini, meliputi mengatur kadar gula darah dan mengoleskan losion atau pelembab.

Acanthosis Nigricans (AN)

Acanthosis nigricans (AN) adalah suatu kondisi di mana kulit mengalami hiperpigmentasi pada lipatan kulit. AN sering muncul di area berikut:

  • leher
  • selangkangan
  • ketiak
  • siku
  • lutut.

AN adalah gejala resistensi insulin dan kerap menjadi gejala awal diabetes. Kondisi ini sering memengaruhi orang dengan obesitas dan dapat hilang jika orang tersebut menurunkan berat badan.

Bullosis Diabeticorum 

Bullosis diabeticorum terlihat seperti luka bakar melepuh. Kondisi ini dapat berkembang di tungkai bawah dan kaki, dan terkadang di lengan dan tangan. 

Kendati tampak mengkhawatirkan, tetapi bullosis diabeticorum tidak menyakitkan dan biasanya sembuh dengan sendirinya. Ini juga dapat muncul secara tiba-tiba. Seseorang lebih mungkin terkena bullosis diabeticorum jika memiliki kadar gula darah tinggi dari waktu ke waktu.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News