Benarkah, Ayah yang Membuat Aturan untuk Anak?

HALOSMI.COM- Orang Tua Menjadi Tameng untuk Anaknya, Nah Biasanya Aturan-aturan dirumah dibuat oleh ayah, dan benarkah kalau ayah yang membuat aturan untuk anak juga?

Ustaz Bendri Jaisyurrahman, yang juga merupakan pemerhati anak sekaligus konselor ketahanan keluarga mengatakan, aturan yang dibuat oleh sosok ayah bukan hanya untuk mendidik anak, tetapi juga melindungi ibu dari prasangka dan rasa tidak suka anak terhadap ibunya.

Sosok ayah sebagai pembuat aturan, kata Bendri, dijelaskan dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 34.

“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendak-lah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkan-lah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukul-lah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka jangan-lah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar.”

Alasan mengapa ayah harus menjadi pembuat aturan di rumah. Ayah memiliki sifat tegas yang bisa membuat anak taat pada perintahnya.

Jika peran pembuat aturan ini dijalankan, maka hubungan ayah dan anak juga terbangun dengan lebih baik. Bukan tak mungkin jika anak nantinya bisa lebih terbuka dalam menyampaikan pendapatnya.

Dialog yang terbuka diharapkan nantinya bisa membuat anak tak segan untuk bercerita serta menyampaikan keinginannya.

Namun demikian, bukan berarti hal ini menafikan peran ibu. Meski bukan pembuat aturan, sosok ibu selalu jadi tempat yang nyaman untuk anak mengadu dan berkeluh kesah.

Nah itulah Penjelasannya semoga mudah di pahami ya!

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News