News  

Hindari Macet Jalan Arteri Sukabumi Bogor, Pengendara Nekad Lintas Jalur Alternatif Bebatuan Terjal

HALOSMI.COM – Hari terakhir jelang abis masa waktu cuti bersama, jalan arteri Sukabumi – Bogor dipadati kendaraan yang hendak menuju arah balik ke Bogor. Kemacetan panjang pun terjadi mulai dari Jalur lLingkar Selatan Cibolang hingga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Selasa 25 April 2023.

Pengendara yang akan menuju Bogor nekad melintasi jalur alternatif penghubung Kecamatan Nagrak dan Kecamatan Ciambar melewati Kampung Panyusuan, Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak. Kondisi jalan yang terjal serta bebatuan, membuat beberapa kendaraan pribadi mengalami slip dan terjebak di tengah jalur hutan.

“Sejak pagi tadi anggota polsek nagrak membantu kendaraan sedikitnya ada 15 kendaraan yang melintas. Karena tak menguasai medan dan jalan yang dilintasi terjal dan berbatu,” kata Kapolsek Nagrak Polres Sukabumi, Iptu Teguh Putra Hidayat.

Selain kondisi jalan yang sempit, lanjut Teguh, kondisi jalan pun curam serta melewati jalur hutan hingga sangat membahayakan pengendara untuk melintasi jalur alternatif cihanjawar tersebut.

Beberapa petugas polisi dibantu warga terlihat membantu mobil yang mengalami kesulitan menanjak di jalan bebatuan yang terjal. Jalur alternatif cihanjawar ini memang sering digunakan oleh pengendara untuk memangkas perjalanan dari Sukabumi menuju Bogor, namun kondisinya yang berada di tengah hutan sering terjadi aksi kriminalitas dan tidak direkomendasikan oleh polisi untuk dilintasi.

“Sudah hampir satu mingguan banyak kendaraan lewat sini, maka dari itu kita posisikan anggota disini untuk berjaga agar tidak terjadi tindak kriminalitas,” ujar Teguh.

Sementara itu, Asep Danu (43) salah satu pemudik asal Bogor yang akan pulang dari Sukabumi bersama keluarganya menuturkan bahwa dirinya enggan terjebak kemacetan panjang saat dirinya berangkat ke Sukabumi pada beberapa hari lalu.

“Tiga jam berhenti gak bergerak pas kemarin berangkat ke sukabumi,” ujar Asep.

Meski jalan kondisinya bebatuan dan terjal Asep nekad melintasi jalan alternatif cihanjawar ini karena enggan terjebak kemacetan lagi.

Meski dirasa berbahaya namun Asep memilih waktu siang dan dalam kondisi tak hujan untuk melintasi jalur alternatif cihanjawar ini.

“Ya mau gimana lagi pak, dari pada terjebak macet gak gerak ya terpaksa lewat sini. Seandainya jalan ini di cor pasti enak lewat sini,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *