Hujan dan Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak di Cidahu Sukabumi 

Salah Satu Rumah Warga di Desa Girijaya yang Terdampak Hujan dan Angin Besar (Sumber : Istimewa)
Salah Satu Rumah Warga di Desa Girijaya yang Terdampak Hujan dan Angin Besar (Sumber : Istimewa)

HALOSMI.COM – Diguyur hujan dan angin selama 1 jam, puluhan rumah di 2 Desa di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi rusak akibat terpaan angin kencang pada Kamis, 9 November 2023 sekira pukul 17.00 WIB.

Camat Cidahu, Kurnia Lesmana menuturkan 2 Desa yang terdampak yaitu Desa Girijaya dan Desa Cidahu. Sapuan angin kencang membuat porak poranda puluhan rumah di 2 Desa tersebut.

“Kita belum mendapat data pasti berapa rumah yang mengalami kerusakan tapi tadi data dari Kades Girijaya mengatakan ada 21 rumah, namun visualnya belum kami terima,” kata Kurnia. Kamis, 9 November 2023.

Kurnia menuturkan, hujan deras disertai dengan angin kencang terjadi sejak pukul 4 sore hingga pukul 5 sore. Angin tersebut pun hanya menyapu beberapa kampung saja, hingga bukan hanya rumah yang rusak, beberapa pohon pun dilaporkan tumbang.

Kurnia menyebut, daerah Desa Cidahu yang paling terdampak signifikan akibat hujan dan angin kencang yang terjadi pada Kamis sore. Beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat.

“Kalau pengungsian besar-besaran enggak ada, cuma yang rumah-rumahnya rusak ringan itu masih bisa ditempati namun yang atapnya gak ada itu mengungsi ke tetangganya aja, diungsikan disebelahnya saja,” jelas Kurnia.

Terkait bantuan mendesak yang dibutuhkan, Kurnia mengungkapkan bahwa warga membutuhkan bahan bahan materil. Dirinya menyebut BPBD Kabupaten Sukabumi telah mengirimkan bantuan berupa kayu bagi para penyitas bencana.

Namun, untuk genteng BPBD Kabupaten Sukabumi tidak memiliki buffer stok bagi para penyitas bencana. Dalam situasi darurat, biasanya pihak Dinas Sosial akan menurunkan dapur logistik untuk 3 hari.

“Warga membutuhkan bantuan materil bahan bangunan. Karena sekarang hampir setiap sore itu hujan,” tutup Kurnia.

Sememtara itu Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim, mengungkapkan tim BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan assesment di lapangan dan belum melaporkan data terkini dampak kerusakan  yang terjadi.

“Saat ini tim dibantu relawan sedang melakukan penanganan beberapa pohon tumbang dan melakukan assesment untuk mengetahui jumlah rumah yang rusak,” singkatnya.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News