KCD Wilayah V Jabar Angkat Bicara Soal Peristiwa Dugaan Kekerasan Terkait PPDB

Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah V Provinsi Jawa Barat di Jalan Selabintana, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi. Foto: Istimewa.
Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah V Provinsi Jawa Barat di Jalan Selabintana, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi. Foto: Istimewa.

HALOSMI.COM – Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah V Provinsi Jawa Barat angkat bicara terkait peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria diduga oknum ormas kepada panitia PPDB di salah satu SMA Negeri.

Kordinator Pengawas (Korwas) SMA KCD Wilayah V Jabar, Iwan Setiawan, mengatakan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi kepada panitia PPDB di salah satu SMA Negeri itu sudah ditindaklanjuti.

Bahkan, Dinas Pendidikan Provinsi Jabar juga sudah menindaklanjutinya, termasuk pihak Polres Sukabumi Kota.

Baca juga: Heboh, Aksi Pria Diduga Oknum Ormas di Sukabumi Ngamuk Gegara PPDB

“Kasus itu (penganiaayan), iya sudah ditindaklanjuti oleh KCD dan sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jabar. Termasuk Polres,” ujar Iwan, kepada HALOSMI.COM, pada Jumat, 21 Juni 2024.

Berkaitan dengan PPDB, kata dia, pihaknnya melakukan sosialisasi offline maupun online kepada masyarakat, termasuk saluran pengaduan yang disediakan oleh panitia PPDB Provinsi Jawa Barat. Bahkan, pihaknya juga pengaduan offline yang disediakan baik di di level cabang dinas maupun di sekolah sekolah.

“Pengaduan maupun pertanyaan terkait PPDB dapat disampaikan melalui online di aplikasi SapaWarga dan di portal PPDB Jabar serta nomor hotline PPDB KCD V,” tandasnya.

Diberiktakan sebelumnya, seorang pria diduga oknum ormas) tiba-tiba melakukan aksi penganiayaan kepada panitia PPDB di salah satu SMA Negeri, pada Kamis kemarin, 20 Juni 2024.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, membenerkan peristiwa tersebut. Ia mengaku pihak korban sudah membuat Laporan Polisi. Bahkan pihak korban juga telah melakukan visum.

“Ya untuk kasus itu baru kemarin bikin laporan polisi. Sekarang masih dalam penyelidikan karena masih menunggu hasil visum,” ujar Bagus, kepada HALOSMI.COM, pada Jumat, 21 Juni 2024. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News