Kurun 2 Bulan, 21 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Terjadi di Kota Sukabumi

Ilustrasi kekerasan. Foto: Istimewa.
Ilustrasi kekerasan. Foto: Istimewa.

HALOSMI.COM – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi di Kota Sukabumi. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mencatat terdapat 21 kasus dengan jumlah korban sebanyak 21 orang. Angka tersebut terhitung dari awal Januari hingga akhir Februari 2024.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari 21 kasus kekerasan tersebut, kasus perempuan tercatat ada 10. Sedangkan kasus kekerasan anak tercatat ada 11, dengan rincian anak laki-laki lima dan anak perempuan enam.

Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi, Hendra Susanto, mengatakan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ada pada Januari itu tercatat ada 11 kasus dengan korban sebanyak 11 orang, dan Februari 10 kasus dengan korban 10 orang.

“Ya dari awal Januari hingga akhir Februari tahun ini, kasus kekerasan perempuan dan anak yang kita sudah kita tangani ada 21 kasus,” ujar Hendra, kepada HALOSMI.COM, pada Jumat, 15 Maret 2024.

Dalam setiap layanan atau pengaduan yang masuk ke UPTD PPA, Hendra menegaskan, semuanya akan ditindaklanjuti. Pasalnya UPTD PPA juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, diantaranya Unit PPA Polres Sukabumi Kota, dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi.

“Kita belum ada tingkat kesulitan yang terlalu sulit, karena kita kerja ini tim, kita koordinasi dengan Unit PPA Polres dan Dinsos,” jelasnya.

Semua pengaduan yang masuk ke UPTD PPA, sambung Hendra, sudah tertangani semua, baik itu pendampingan pelaporan, pendampingan sikologis, kemudian rujukan-rujukan juga dilakukan pendampingan, hingga ke pendampingan untuk visum.

“Alhamdulillah sudah tertangani semua. Intinya, semua yang masuk ke layanan UPTD PPA kita sudah layani semua,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News