Puluhan Rumah Rusak Akibat Terjangan Hujan Deras di 3 Desa Kecamatan Simpenan

SUKABUMI, HALOSMI.COM – Intensitas curah hujan yang tinggi dan lama mengakibatkan terjadinya peristiwa tanah longsor di tiga desa di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 13 Desember 2022. Akibatnya, puluhan rumah warga alami kerusakan dibagian dinding hingga terancam tergerus material longsoran.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 18.00 WIB itu juga mengakibatkan akses jalan gang di Kampung Cibubuay RT 04/17 terputus. Kemudian jembatan penghubung di Kampung Cisantri RT 02/03 Desa Sangrawayang ambruk.

“Peristiwa tanah longsor ini terjadi di tiga desa, yaitu di Desa Cidadap, Desa Cibuntu, dan Desa Loji, Kecamatan Simpenan,” ujar petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria Zulkarnain, Rabu 14 Desember 2022.

Ia menjelaskan, rincian rumah yang terdampak peristiwa tanah longsor di Desa Loji, diantaranya rumah milik Eni Suhaeni di Kampung Cipatir RT 06/07. Rumah milik Baden di Kampung Pasir Pogor RT 08/07. Rumah milik Henda di
Kampung Cipicung RT 11/08. Rumah milik Pidin di Kampung Sawah Bera RT 10/08. Rumah milik Gugun Gunawan di Kampung Cipatir Bera RT 06/07. Rumah milik Didi Supriadi di Kampung Cipatir RT 06/07. Rumah milik Apen di Kampung Cipicung RT 06/07.

“Peristiwa tanah longsor juga berdampak terhadap dua rumah warga di Desa Cidadap, yaitu rumah milik Aidah di Kampung Cikopeng RT 05/17, dan rumah milik Asep di Kampung Pamoyanan RT 02/17,” paparnya.

Selanjutnya, rincian rumah warga yang terdampak di Desa Cibuntu diantaranya, rumah milik Herdi di Kampung Kelapa Dua RT 04/01. Kemudian rumah milik Aat di Kampung Cijolang RT 10/03.
Rumah milik Ade di Kampung Cijolang RT 10/03. Rumah milik Olis di Kampung Cijolang RT 11/03. Rumah milik Ujang di Kampung Cijolang RT 11/03.

“Di Desa Cibuntu ada empat rumah warga yang terdampak tanah longsor,” jelasnya.

Tak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, berikut kerugian juga masih dalam kajian petugas. Kondisi terkini sebagian material longsoran sudah dibersihkan melalui kerja bakti warga.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan perangkat desa dan kecamatan, TNI/Polri, Satpol PP dan relawan guna melakukan pendataan serta memberikan himbauan untuk tetap waspada akan kondisi saat ini yang mulai memasuki musim penghujan yang mengakibatkan banjir dan longsor,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News