“bjb

Respon Aduan Warga, Pemkot Sukabumi Tinjau TPT Jebol di Sriwedari

Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, dan aparat Kelurahan Sriwedari meninjau sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang jebol di wilayah RW 09, pada Senin 13 November 2023. Foto: Nuria Ariawan/HALOSMI.
Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, dan aparat Kelurahan Sriwedari meninjau sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang jebol di wilayah RW 09, pada Senin 13 November 2023. Foto: Nuria Ariawan/HALOSMI.

HALOSMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) meninjau sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) yang jebol di wilayah RW 09 Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, pada Senin 13 November 2023.

Peninjauan ini dilaksanakan usai adanya aduan dari warga yang meminta Pemkot Sukabumi agar segera memperbaiki TPT jebol. Pasalnya, aliran irigasi ketika hujan itu pasti membanjiri Pondok Pesantren (Ponpes) Asirojul Munir dan rumah warga.

Baca juga: Warga Sebut Pemkot Sukabumi Lamban Tangani Perbaikan TPT Jebol di Sriwedari, Ini Faktanya!

Kadis PUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, mengatakan penanganan sementara yang akan dilakukan oleh pihak yaitu berkaitan dengan TPT yang jebol. Selain itu, pihaknya juga akan membuatkan saluran air pembagi di area ponpes tersebut.

“Ya sementara hari ini kita coba untuk bisa mengidentifikasi kembali, kita coba untuk kaji ulang terkait dengan saluran-saluran pembagi yang di bawah ya, nanti kita coba lakukan bypass beberapa saluran air ya,” ujar Sony, kepada HALOSMI.COM, Senin 13 November 2022.

Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menangani TPT jebol ini, kata Sony, pihaknya bersama dengan warga akan melakukan normalisasi sungai dari sampah. Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar aliran sungai agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Jadi besok kita mengajak masyarakat untuk melakukan normalisasi sungai dari sampah, kita berharap bahwa warga juga sama-sama menjaga, sama-sama juga bisa membuang sampah pada tempatnya,” ungkapnya.

Disinggung soal anggaran perbaikan TPT jebol, lanjut Sony, pihaknya akan mencoba berhitung terlebih dahulu. Pasalnya, perbaikan TPT jebol ini tidak tercover dalam Daftar Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Dinas PUTR anggaran tahun 2023. Namun demikian, pihaknya akan mencoba mengusulkan dengan anggaran lain, seperti dari anggaran biaya tidak terduga.

“Soal anggaran kita masih coba hitung dulu ya, karena kan pembeliannya juga belum tergambar, karena tidak tercover juga dalam DPPA kita di anggaran perubahan 2023, mungkin kita akan mencari pemberian lain, yaitu mungkin dari biaya tidak terduga,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *