Sudah Sepakat, Muraz akan Kembali Mencalonkan Diri Jadi Wali Kota Sukabumi

Bakal calon Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat, Mohamad Muraz (tengah), menghadiri coffee morning bersama awak media disalah satu resto di Kecamatan Cikole, pada Minggu, 23 Juni 2024. Foto: Nuria Ariawan/HALOSMI.
Bakal calon Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat, Mohamad Muraz (tengah), menghadiri coffee morning bersama awak media disalah satu resto di Kecamatan Cikole, pada Minggu, 23 Juni 2024. Foto: Nuria Ariawan/HALOSMI.

HALOSMI.COM – Dinamika politik di Kota Sukabumi kini sudah mulai bergeliat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal itu terjadi usai Partai Demokrat dengan Partai Golkar sepakat berkoalisasi serta berkomitmen mengusung Mohamad Muraz sebagai bakal calon Wali Kota dan Andri Setiawan Hamami sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Sukabumi.

Muraz yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi mengaku siap kembali terjun dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Hal itu ia ungkapkan saat menggelar coffee morning bersama awak media disalah satu resto di Kecamatan Cikole, pada Minggu, 23 Juni 2024.

Ia megatakan, alasan dirinya kembali mengikuti Pilkada Kota Sukabumi sebagai bakal calon Wali Kota Sukabumi itu didasari banyaknya dorongan dari berbagai kalangan, termasuk partai hingga beberapa tokoh.

“Nah teman-teman dulu selalu tanya ke saya bagaimana sikap saya untuk Pilkada 2024, saya selalu jawab nggak lah. Dulu sekelihatannya saya memang dari awal punya niat untuk pensiun, walaupun saya disuruh oleh DPP DPD. Setelah Pileg juga sebetulnya saya berniat mau istirahat saja lah,” ucap Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018.

Ia menyampaikan bahwa prosesnya ini mungkin kurang lebih 3 minggu. Setelah itu, pada dua minggu yang lalu dirinya menganggap mungkin ini memang sudah takdir dirinya untuk kembali mencalonkan sebagai bakal calon Wali Kota dan dipasangkan dengan Andri Setiawan Hamami sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Sukabumi.

“Prosesnya tidak lama. Dua minggu yang lalu mungkin aja saya sebutkan ya kalau memang barangkali sudah takdir Allah Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi, akhirnya saya dengan pak Andri Hamami yang didukung Partai Golkar bersama-sama sepakat untuk maju di Pilkada,” bebernya.

Muraz yang juga sebagai anggota DPR RI itu menjelaskan, pada saat dirinya megikuti rapat dengan DPP dan DPD Partai Demokrat di Bandung pada beberapa waktu lalu, ternyata sudah ada satu orang yang daftar ke Partai Demokrat, yakni Ayep Zaki. Kendati demikian, catatan dari pimpinan partai itu bahwa nama dirinya tetap tercatat sebagai salah satu kandidat.

“Walaupun Pak Ayep Zaki belum pernah ketemu dengan saya, saya persilahkan, oleh DPP diberikan surat tugas. Tapi akhirnya tanggal 19 Juni kemarin Partai Demokrat dan Partai Golkar sepakat untuk ikut dalam Pilkada Kota Sukabumi, dan saya diminta sebagai bakal calon Wali Kota, sedangkan Pak Andri sebagai bakal calon Wakil Wali Kota,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengaku bahwa salinan surat yang sudah ditandatangani oleh kedua ketua partai masing-masing terkait koalisi antara Partai Demokrat dengan Partai Golkar itu akan segera diajukan ke DPP masing-masing.

“Saya kira sekarang sudah clear, karena surat koalisi antara Demokrat dan Golkar yang sudah ditandatangani bersama-sama, ya barangkali hari esok diajukan ke DPP masing-masing,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News