“bjb
Ragam  

4 Cara Menghilangkan Koreng Atau Bekas Luka di Kaki Tanpa Efek Samping

Foto : Doc. GenPI.id

HALOSMI.COM- Resiko kecelakaan memang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Kita tidak bisa memprediksikan hal itu terjadi. Sebuah kecelakan sangatlah meluas, tidak hanya dijalanan tetapi juga kecelakaan kecil seperti jatuh dari tangga ataupun terpeleset dikamar mandi itu akan menimbulkan luka.

Memiliki bekas luka atau koreng bagi sebagian orang membuat dirinya menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, orang-orang kerap mencari cara menghilangkan koreng di kaki dengan aman tanpa efek samping. Berikut cara menghilangkan koreng di kaki dengan aman yang bisa kamu lakukan di rumah:

Menjaga Kelembaban dan Kebersihan Area Luka

Sangat perlu untuk kamu bisa menjaga kelembaban. Sebab agar mencegah munculnya rasa gatal serta mencegah koreng jadi lebih besar. KAmu bisa menggunakan petroleum jelly, losion, atau salep.

Area luka itu rentan terkena infeksi, yang mana dapat menghambat proses penyembuhan dan memperparah luka. Kamu bisa bersihkan area luka dengan air hangat kemudian keringkan dengan lap lembut.

Menggunakan Kompres Hangat dan Dingin

Kompres hangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju luka sehingga pasokan oksigen akan bertambah. Sementara itu, kompres dingin bermanfaat untuk meredakan peradangan dan nyeri disekitar luka.

Nantinya kamu dapat membasahi kain bersih dengan air hangat. Setelah itu tempelkan pada area luka. Sedangkan, kompres dingin bisa dilakukan dengan membungkus es batu dengan handuk bersih dan menempelkannya pada area kulit yang luka.

Tidak Mengelupas Koreng yang Menghitam

Poin ini adalah salah satu kebiasaan yang perlu dihindari saat memiliki koreng, menggaruk atau mengelupasnya. Mengelupas koreng justru akan membuka luka yang belum sembuh dan menghambat proses pemulihan. Akibatnya, area koreng akan memerah bahkan berdarah.

Tutup Luka saat Dibutuhkan Saja

Meskipun koreng harus dijaga dari berbagai kotoran, tapi menutupnya malah membuatnya tidak baik. KAmu hanya disarankan menutup luka hanya jika mengalami robekan, perdarahan, mengeluarkan cairan tertentu atau ketika melakukan olahraga untuk menghindari gesekan.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *