Antara Jalan Kaki, Jogging atau Lari Pagi, Mana Yang Lebih Sehat? Cek Disini Ya!

HALOSMI.COM- Kebanyakan orang pasti setuju kalau olahraga di pagi hari terasa lebih menyegarkan. Tentunya, untuk bisa berolahraga di pagi hari, anda harus bangun lebih pagi dari biasanya, nah menurut kalian jalan kaki, jogging atau lari pagi, mana yang lebih sehat?

Inilah tantangan awalnya. Meskipun terasa berat pada awalnya, nantinya bakal terbiasa terus menerus dengan merasakan banyak manfaatnya.

Berolahraga di pagi hari adalah cara yang terbaik untuk membakar lemak yang tersimpan dan ideal untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan jika berolahraga di pagi hari juga memungkinkan anda mempunyai nafsu makan yang kurang sepanjang harinya dan itu cukup melindungi dari penambahan berat badan.

Biasanya olahraga yang sering dilakukan di pagi hari ialah senam, jogging, bersepeda, lari, yoga, hingga jalan kaki. Namun mayoritas lebih menyukai olahraga jalan kaki, jogging, maupun lari. Mungkin beberapa dari kalian masih bingung mana yang lebih bagus dan sehat di antara ketiganya.

Jalan Kaki, Jogging, dan Lari Merupakan Aktivitas Fisik yang Menyehatkan Tubuh. Dengan berjalan sudah meningkatkan fungsi pernapasan, meningkatkan suasana hati, memperkuat jantung, serta membakar kalori.

Hal ini didukung pakar nutrisi Albert Matheny, RD, CSCS, seperti yang dikutip detikHealth. Ia menjelaskan berjalan cukup efektif mempengaruhi berat badan dan metabolisme tubuh.

Di samping itu, berlari ternyata dapat membakar kalori jauh lebih cepat daripada hanya berjalan saja. Sudah pasti ini lebih berpengaruh dengan program diet yang tengah dijalankan. Namun, itu semua tergantung prioritas waktu.

Kemudian jogging ialah kombinasi lari dan jalan kaki. Kecepatannya sendiri berada di antara keduanya. Jogging pun dilakukan dengan santai. Studi mengungkapkan jogging bisa membakar 30 persen kalori lebih banyak daripada berjalan kaki.

Berlari memang menjadi cara terbaik untuk mengoptimalkan pembakaran kalori. Meskipun begitu, lari memberikan banyak terkanan pada paha belakang, bahu, kaki, hingga otot inti sehingga anda lebih mudah lelah.

Untuk berjalan kaki, dibutuhkan 5-6 kali dalam seminggu agar memaksimalkan pembakaran kalori. Sementara itu, untuk berlari diperlukan 3-4 kali dalam seminggu. Jika memilih jogging, disarankan untuk melakukan 2-3 kali dengan intensitas 1-2,5 jam dalam seminggu.

Selain itu, Jalan kaki, jogging, maupun lari merupakan bentuk olahraga kardiovaskular. Ada banyak manfaat kesehatan ketika kalian melakukan latihan kardio ini, yakni:

• Meningkatkan stamina dan sistem kekebalan tubuh.

• Memperkuat jantung.

• Menurunkan berat badan dan mempertahankan berat badan yang sehat dan ideal.

• Memperpanjang hidup.

• Mencegah dan mengelola penyakit kronis.

• Membantu mengelola kesehatan mental.

Untuk menurunkan berat badan ataupun mengencangkan otot, anda dapat melakukan jalan kaki interval. Alternatifnya, bisa coba berjalan dengan dumbel ringan pada masing-masing tangan. Selain itu, cobalah untuk berjalan di tanjakan karena lebih ampuh dalam membakar banyak kalori.

Pada dasarnya, bila anda termasuk pemula yang jarang berolahraga maka sebaiknya memilih jalan kaki terlebih dahulu agar bisa beradaptasi. Bila ingin menurunkan berat badan ataupun membakar lebih banyak kalori, maka disarankan untuk berlari.

Berjalan kaki, jogging, dan berlari memang memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Itu semua tergantung pada tujuan mobilitas, kesehatan, kebugaran, maupun preferensi pribadi.

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *