Begini Cara Mengenali Sensor ISC agar Mesin Mobil Tak Goyang-goyang

HALOSMI.COM- ISC atau Idle Speed Control adalah sebuah sensor pada mobil yang bertugas menjaga putaran mesin, Nah begini cara mengenali sensor ISC agar mesin mobil tak Goyang-goyang.

Sensor ISC sendiri baru diperkenalkan dewasa ini pada kendaraan roda empat, terutama setelah peran karburator digantikan injector.

Pada mobil lawas yang masih menggunakan karburator, masih banyak pabrikan mobil yang menggunakan bantuan sebuah sekrup untuk mengatur idle mesin secara manual.

Jika dibanding sensor ISC, penggunaan sekrup untuk menjaga idle mesin pada mobil lawas kurang efisien. Pasalnya posisi sekrup ini bisa saja berubah akibat getaran dan perlu berkala disesuaikan.

Apa itu sensor ISC pada mobil

Selain untuk mengatur kecepatan putaran mesin mobil agar tetap stabil, ISC juga memiliki fungsi mengatur sirkulasi udara baik masuk atau keluar  saat mesin mobil bekerja.

Sirkulasi udara ini keluar dan masuk melalui sebuah katup yang dapat terbuka dan tertutup secara otomatis. Tak hanya itu saja, katup ini juga berfungsi menentukan arah sirkulasi udara.

Pada saat mobil dinyalakan pertama kali, ISC mendapat perintah dari Electronic Control Unit (ECU) untuk mempercepat putaran mesin hingga menyentuh angka 2.000 rpm.

Kondisi ini akan membuat mesin cepat menyentuh suhu optimal agar pembakaran menjadi sempurna. Kondisi ini juga akan membuat mesin cepat dalam posisi idle.

Selain itu, kondisi ini juga dipengaruhi banyaknya udara dari luar yang dimasukkan ke tabung intake.

ECU juga mengatur udara yang masuk pada saat putaran mesin mobil berangsur-angsur turun. ECU akan memerintahkan katup menutup agar pasokan udara berkurang secara perlahan seiring turunnya putaran mesin.

Begitu juga pada saat AC mobil dinyalakan, ECU akan memerintahkan ISC memasukkan udara lebih banyak untuk mengimbangi kinerja mesin yang bertambah.

Semakin besar hembusan AC dinyalakan maka beban mesin juga semakin besar untuk memutar kompresor.

Jika terdapat kerusakan, baik pada sensor ISC atau ECU, maka pasokan udara yang masuk akan berlebihan atau kekurangan, sehingga mesin pincang, tidak langsam, dan bahkan mesin mobil bisa mati tiba-tiba.

Ciri-ciri ISC bermasalah

Sama seperti bagian lainnya, sensor ISC pada mobil juga bisa bermasalah bahkan bisa mengalami kerusakan sewaktu-waktu.

Mengingat pentingnya peran sensor ini, maka pemilik kendaraan wajib mengetahui apa saja ciri-ciri sensor ISC sudah tidak maksimal, hal ini sangat penting agar bisa dilakukan pengecekan sesegera mungkin.

1. Putaran mesin tidak stabil

Ciri pertama sensor ISC mengalami kerusakan adalah putaran mesin tidak stabil, terutama pada saat pagi hari dan dalam kecepatan yang rendah. Rpm mobil akan naik dan turun secara tiba-tiba, sehingga mobil berjalan tersendat-sendat.

2. Mesin susah mencapai idle

Karena pasokan udara tidak sesuai maka mesin kendaraan akan sulit untuk mencapai posisi idle. Jika pasokan udara terlalu sedikit, maka mesin mobil akan mati. Jika udara yang dimasukkan melalui intake lebih banyak dari yang dibutuhkan, maka tenaga mesin akan drop dan beresiko overheat.

3. Mesin bergetar

Ciri sensor ISC bermasalah berikutnya adalah muncul getaran dari mesin yang merambat hingga ke kabin. Kondisi ini dikarenakan putaran mesin mobil yang naik dengan tiba-tiba, meski Anda tidak menginjak pedal gas.

4. Mesin mobil mati mendadak

Ciri-ciri sensor ISC pada mobil bermasalah yang terakhir adalah mesin mobil yang sering mati mendadak. Kondisi ini dikarenakan campuran antara udara dan pasokan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar tidak pas.

Untuk menjaga sensor ISC pada mobil tetap bekerja dengan maksimal, lakukan perawatan secara berkala sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan.

Pastikan bengkel yang Anda pilih sudah berpengalaman, agar pengecekan bisa dilakukan dengan maksimal, semoga informasi ini bermanfaat ya.

 

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *