Cerita Fahri, Wisatawan Asal Tanggerang Melintasi Jalur Tengkorak Cikidang

Petugas dan Relawan Berjibaku Mendorong Mobil Tak Kuat Nanjak di Tanjakan Letter S Jalur Alternatif Cikidang-Pelabuhanratu (Sumber : Istimewa)
Petugas dan Relawan Berjibaku Mendorong Mobil Tak Kuat Nanjak di Tanjakan Letter S Jalur Alternatif Cikidang-Pelabuhanratu (Sumber : Istimewa)

HALOSMI.COM – Tak kuat nanjak, puluhan mobil dan motor wisatawan yang hendak pulang ke arah Jakarta melalui jalur alternatif Cikidang tak kuat menanjak tepat di tanjakan Letter S Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 13 April 2024.

Salah satu wisatawan asal Tanggerang, Fahri (42) mengaku kaget dengan tanjakan tinggi Letter S dari arah Pelabuhanratu menuju Cibadak. Dirinya mengaku baru pertama kali melintas jalur alternatif Cikidang.

“Tadi pas ada yang ngasih tau gunakan gigi satu, saya telat ngoper, jadi berhenti,” kata Fahri.

Fahri yang berangkat dari Tanggerang pada hari Jumat kemarin pergi melewati jalur arteri Cibadak-Pelabuhanratu konvoi dua mobil, namun memutuskan pulang melewati jalur alternatif Cikidang untuk memangkas waktu.

Beruntung, petugas Pos Pam Cikidang dibantu oleh relawan membantu dirinya demgan cara mendorong dan menahan mobilnya hingga akhirnya bisa melewati tanjakan.

“Iya konvoi 2 mobil, ya tadi dibantu makasih banget buat petugas,” ungkap Fahri.

Sementara itu, Kapolsek Cikidang, Iptu Hotben Sianturi menjelaskan bahwa arus wisata ke Pelabuhanratu sudah terjadi sejak Kamis, 11 April 2024 lalu dan terus bertambah hingga Sabtu ini.

Banyak dari kendaraan baik motor dan mobil yang tak kuat melintasi tanjakan Letter S karena tidak mengetahui medan dan supir yang kurang lihai. Bukan itu saja, Hotben pun mengungkapkan banyak dari kendaraan yang tak kuat menanjak karena kondisi mesin yang kurang prima.

“Biasanya faktor kaget baru pertama lewat jalur sini dan terkadang juga kendaraan yang kurang prima,” jelas Hotben.

Dari pantauan di lapangan, sedikitnya puluhan kendaraan baik mobil ataupun motor tak kuat menanjak saat melewati tanjakan Letter S jalur alternatif Cikidang. Tak hanya motor dan mobil yang menanjak, puluhan motor pun sempat berhenti di atas tanjakan karena rem mereka yang panas.

Hotben menghimbau agar wisatawan yang melintasi jalur alternatif Cikidang baik dari Jakarta menuju Pelabuhanratu ataupun sebaliknya agar memeriksa kendaraannya lebih dahulu sebelum berangkat dan agar menhentikan laju kendaraan saat mesin panas atau rem tak berfungsi.

“Cek dulu kendaraan saat akan berangkat dan berhenti dulu sejenak saat mesin panas ataupun rem tak berfungsi. Jangan memaksakan,” tutup Hotben.(*)

 

 

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *