Tekno  

Hati-hati, Ini Dia Ciri Modus Penipuan Lewat WhatsApp !

Foto : Doc. Kredibel blog

HALOSMI.COM- WhatsApp adalah aplikasi berkirim pesan dan panggilan yang sederhana, aman, dan reliabel, serta dapat diunduh ke ponsel di seluruh dunia secara gratis. Terbukti WhatsApp adalah aplikasi yang banyak di gunakan oleh kalangan masyarakat Indonesia.

Hal ini membuat oknum yang tidak bertanggung jawab memiliki sebuah kesempatan untuk menjadi sarang penipuan dan scam dengan berbagai metode. Banyak kasus penipuan yang mungkin pernah kalian alami via WhatsApp.

Baca juga : Penting ! Ini Cara Menginstal Ulang WhatsApp Tanpa Kehilangan Data Penting di Dalamnya

Karena semakin maraknya penipuan via aplikasi ini, kamu perlu mengetahui cara mengenali modus-modus yang sering sekali terjadi di WhatsApp, sehingga bisa memblokir pengirimnya dan memastikan bahwa apapun yang dikirim ke WhatsApp kamu itu tidak akan membahayakan keamanan. Apa saja modus-modus yang sering digunakan para penipu? Simak dengan teliti !

1. Link Mencurigakan 

Kali ini, banyak sekali nomor-nomor tidak dikenal mengirim link yang alibinya beragam dari mulai mengaku sebagai undangan pernikahan online, hingga berpura-pura sebagai kurir yang mengirimi resi paket via WhatsApp. Biasanya link tersebut mengandung malware RTA (Remote Access Trojan).

RTA bisa dengan cepat membajak ponsel Anda dari jarak jauh, mengambil data pribadi, serta mengambil uang dari rekening mbanking Anda. Jadi hati-hati saat membuka link yang dikirimkan via WA. Biasanya link malware tersebut memiliki format .apk.

2. Berpura-pura Menjadi Anggota Keluarga 

Sebelum WA sepopuler sekarang. Modus ini sebenarnya cukup meresahkan, karena cukup banyak orang yang berhasil tertipu dengan modus berpura-pura menjadi anggota keluarga via telepon.

Namun sekarang cara modus yang sama dilakukan via WhatsApp dengan menghubungi kamu dan berpura-pura menjadi keluarga yang sedang tertimpa musibah. Mereka akan mencoba untuk meminjam uang kepada kamu. Tapi, kalian tidak perlu panik jika mendapatkan pesan seperti ini, kali cukup mengonfirmasi ke anggota keluarga yang bersangkutan.

3. Permintaan Log In Verifikasi 

Perlu diketahui, kamu tidak dapat menggunakan WhatsApp untuk melakukan Otentikasi Dua Faktor/Two Factor Authentication (2FA) pada aplikasi atau layanan apa pun.

Baca juga : Hpmu Sering Nge-Hang Karena Memori Penuh ? Begini Cara Mengatasinya

Biasanya kamu harus menyiapkan 2FA di semua akun dan ini adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan akun-akun tersebut aman, walaupun seseorang telah mendapatkan username dan password. Perlu diingat sekali lagi, pesan 2FA itu tidak akan pernah dikirim ke akun WhatsApp.

Pesan 2FA akan tiba via SMS. Jadi, jika kamu menerima pesan 2FA untuk permintaan login tetapi Anda tidak merasa ingin masuk ke akun manapun, jangan khawatir! Ini berarti ada orang yang mungkin mencoba meretas akun atau mencoba mengirim spam dan malware. Jadi, sikap yang paling baik adalah abaikan pesan seperti itu dan block nomor si pengirim.

4. Nomor Tidak di Kenal 

Aplikasi WhatsApp memungkinkan kamu untuk bisa mengirim pesan dan berbagai media ke siapa pun yang nomor ponselnya sudah ada simpan. Ini berarti, para penipu dan pengirim spam bisa mendapatkan detail kontak dari mana saja, bisa dengan membeli daftar nomor aktif dari dark web, atau bahkan meretas layanan lain yang menyimpan nomor ponsel kamu. Setelah mendapat nomor, si penipu akan mulai mengirim pesan ke para korban.

Cara menghindari penipu dengan modus seperti ini sebenarnya sangat mudah. Kamu lebih baik tidak perlu membuka media apapun yang dikirim lewat nomor tidak dikenal tersebut dan jangan tanggapi pesan-pesan dari nomor yang mencurigakan tersebut.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *