Jadi Simbol Toleransi, Barongsai ‘Gie Say’ Meriahkan Perayaan Cap Go Meh

HALOSMI.COM – Ratusan warga ramai menyaksikan malam perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di sekitar Vihara Widhi Sakti di Jalan Pajagalan Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024, malam. Pertunjukan barongsai ini berada di Kampoeng Naga yang pada tahun 2022 lalu diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Kegiatan ini juga digelar sebagai simbol toleransi yang ada di Kota Sukabumi dengan tema bertajuk ‘Bazar Cap Go Meh dan Menyambut Bulan Suci Ramadan 2024’. Sejumlah warga yang menonton di tepi jalan tampak memberikan angpao untuk para barongsai. Angpao itu diberikan warga melalui mulut  barongsai.

Warga sekitar, Reni (23) mengaku lama menantikan pertunjukan barongsai tersebut. Terlebih saat puncak Imlek 2024 pertunjukan barongsai sempat tertunda, karena penyelenggaraan Pemilu 2024. Dirinya datang bersama temannya untuk menikmati keramaian pertunjukan di Odeon Kampoeng Naga.

“Seru banget sih. Seru banget tiap tahun suka ada. Excited aja gitu nonton barongsai. Sengaja dateng, sama temen berdua. Aku selalu nungguin tiap tahun karena rumah juga dekat sih di Pasundan,” kata Reni.

Hal serupa juga diungkapkan Lilis (35). Ia juga turut menikmati penampilan barongsai dan berbagai jajanan yang dijual bazar UMKM. Dia membawa serta keluarga untuk melihat atraksi barongsai.

Menurutnya, jika dibandingkan tahun lalu perayaan cap go meh tahun ini kurang meriah. Pasalnya, dia menyebut, tak ada kegiatan pawai keliling Kota Sukabumi dan gotong joli.

“Terhibur banget. Pengen ada lagi, soalnya barusan juga nontonnya nggak begitu lama. Karena baru tahu ini (barongsai) ada keluar, itu juga lihat dari status teman. Kurang meriah nggak kaya tahun-tahun kemarin. Kalau tahun kemarin kan banyak sampai keliling-keliling gitu. Saya dari Cipanengah, Jalan Pelabuhan, ke sini sama anak sama adik. Kebetulan pecinta barongsai juga,” ujar Lilis.

Ketua Pelaksana Bazar Cap Go Meh, Kiki Suryanto, mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sampai 2 Maret 2024 dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Dia mengatakan, penampilan spesial barongsai akan kembali dilaksanakan pada hari penutupan, yaitu Sabtu (2/3/2024) malam. Menurutnya kegiatan ini sengaja digelar juga sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 2024 bagi umat muslim.

“Kita melaksanakan kegiatan ini berupa bazar dalam perayaan Cap Go Meh yang ada di Kota Sukabumi. Dimeriahkan oleh UMKM, atraksi barongsai dan pentas seni dari beberapa lapisan masyarakat untuk memberikan hiburan. Ini juga sebagai simbol toleransi di Sukabumi mengingat umat muslim akan menyambut Ramadan,” kata Kiki.

Setidaknya ada 35 UMKM yang ikut serta memeriahkan acara cap go meh. Pihaknya mengapresiasi atas antusias masyarakat untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Sangat sangat antusias karena tiap masyarakat membutuhkan banyak hiburan juga membutuhkan adanya sesuatu ketergantungan dalam kemajemukan keragaman yang ada di negara Indonesia ini,” pungkasnya.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *