“bjb

Kodim 0607/Kota Sukabumi Inisiasi Gerakan Bersih Bantaran Sungai Cimandiri, Antisipasi Dampak Musim Penghujan

Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kota Sukabumi melaksanakan penanaman ratusan bibit pohon dan membersihkan sampah di bantaran Sungai Cimandiri, tepatnya di Jalan Cikundul Girang RT 03/10 Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, pada Senin,15 Januari 2024. Foto: Humas Kodim 0607/Kota Sukabumi.
Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kota Sukabumi melaksanakan penanaman ratusan bibit pohon dan membersihkan sampah di bantaran Sungai Cimandiri, tepatnya di Jalan Cikundul Girang RT 03/10 Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, pada Senin,15 Januari 2024. Foto: Humas Kodim 0607/Kota Sukabumi.

HALOSMI.COM – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan penanaman ratusan bibit pohon sekaligus membersihkan sampah di bantaran Sungai Cimandiri, tepatnya di Jalan Cikundul Girang RT 03/10 Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, pada Senin,15 Januari 2024.

Kegiatan karya bakti yang diinisiasi oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam longsor dan banjir.

Adapun bibit pohon yang ditanam unsur Forkopimda itu sebanyak 200 batang dengan jenis rincian bibit pohon mangga 30, durian 20, kopi 20, alpukat 25, rambutan 25, nangka 20, sirsak 20, jati 10 dan mahoni 30.

Dandim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Yudhi Hariyanto, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari unsur Forkopimda dan seluruh komponen masyarakat dalam rangka kegiatan karya bhakti di bantaran sungai Cimandiri ini.

“Sungai Cimandiri merupakan sungai legenda yang membelah Kota Sukabumi dan melewati kawasan yang padat penduduk, sehingga apabila terjadi banjir akibat air sungai meluap akan menimbulkan banyak korban,” ujar Yudhi, kepada awak media.

Ia menjelaskan, Karya Bhakti ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak musim penghujan, yaitu air sungai meluap akibat sampah dan bantaran sungai longsor karena tanah gundul. Selain itu juga untuk mengembangkan potensi pariwisata, yaitu bisa dijadikan wahana arung jeram.

“Kegiatan Karya Bhakti akan dilaksanakan secara berkelanjutan di titik-titik aliran sungai yang berpotensi terjadinya bencana alam,” ucapnya.

Harapan ke depan, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, TNI-Polri, stakeholder terkait dan seluruh komponen masyarakat akan berkolaborasi dan bersinergi melakukan mitigasi dan karya bhakti untuk mencegah dampak bencana alam.

“Dalam kegiatan ini kita juga harus memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *