Kurun 3 Bulan! 28 Kasus Kekerasan Terjadi di Kota Sukabumi, 29 Orang jadi Korban

Ilustrasi KDRT. (foto: ist)
Ilustrasi KDRT. (foto: ist)

HALOSMI.COM – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi di Kota Sukabumi. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mencatat terdapat 28 kasus dengan jumlah korban sebanyak 29 orang. Angka tersebut terhitung dari awal Januari hingga akhir Maret 2024.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari 28 kasus kekerasan tersebut, kasus perempuan tercatat ada 13. Sedangkan kasus kekerasan anak tercatat ada 15, dengan rincian anak laki-laki delapan dan anak perempuan tujuh.

Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi, Hendra Susanto, mengatakan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada Januari itu tercatat ada 11 kasus dengan korban sebanyak 11 orang, Februari 10 kasus dengan korban 10 orang dan Maret tujuh kasus dengan korban delapan orang.

“Jadi dari awal Januari hingga akhir Maret tahun ini, kasus kekerasan perempuan dan anak yang kita sudah kita tangani ada 28 kasus,” ujar Hendra, kepada HALOSMI.COM, pada Selasa, 2 April 2024.

Dalam setiap layanan atau pengaduan yang masuk ke UPTD PPA, Hendra menegaskan, semua kasus akan pihaknya tindaklanjuti. Pasalnya, UPTD PPA juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, diantaranya Unit PPA Polres Sukabumi Kota, dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi.

“Selama ini kita belum ada tingkat kesulitan, karena kita kerja tim, kita juga koordinasi dengan Unit PPA Polres dan Dinsos,” jelasnya.

Semua pengaduan yang masuk ke UPTD PPA, sambung Hendra, sudah tertangani semua, baik itu pendampingan pelaporan, pendampingan sikologis, kemudian rujukan-rujukan juga dilakukan pendampingan, hingga ke pendampingan untuk visum.

“Alhamdulillah sudah tertangani semua. Intinya, semua yang masuk ke layanan UPTD PPA kita sudah layani semua,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *