Lupa Beberapa Memori, Tapi Ingat yang Lain? Ini Kata Ilmuan

HALOSMI.COM- Pernah gak sih Merasa lupa dengan beberapa memori, namun selebihnya ingat yang lain memang agak rumit di ceritakan namun sebagian orang mengalaminya.

Para ahli neurosains telah menemukan bahwa menghabiskan waktu untuk merenungkan peristiwa kehidupan sesaat setelah terjadi, lebih mungkinkah untuk diingat sebagai memori jangka panjang dalam otak kita.

Pola konsisten dari neuron, atau sel-sel otak, yang melepaskan sejumlah kecil sinyal listrik yang diselaraskan seperti simfoni, sesaat setelah peristiwa yang kemudian diingat sebagai memori jangka panjang selama tidur saat malam hari.

Meskipun aktivitas listrik di dalam otak ini yang disebut ‘sharp wave ripples’ terjadi secara tidak sadar, para peneliti mengatakan seseorang dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya memori jangka panjang dengan merenungkan sebuah peristiwa pada hari ketika itu terjadi.

Temuan tersebut menawarkan informasi berguna bagi mereka yang kesulitan mengingat apa yang mereka tonton secara maraton di Netflix, TikTok, atau platform lainnya dengan video yang sering diputar secara otomatis.

Nah Jika kamu sedang menonton film dan ingin mengingatnya, lebih baik pergi berjalan setelahnya, jangan tonton dua film sekaligus.

Tersembunyi di bagian tengah otak, hippocampus berperan sangat penting dalam perpindahan informasi dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.

Para ahli neurosains menggunakan probe silikon dual-sided untuk merekam hingga 500 neuron secara simultan di area hippocampus pada tikus percobaan, ketika hewan kecil itu mencoba menavigasi labirin mencari manisan yang dapat dimakan.

Tim mencatat adanya gelombang tajam yang mencolok sekitar lima hingga 20 setiap kali, tercatat ketika seekor tikus berhenti sejenak untuk menikmati camilannya setelah berhasil menyelesaikan labirin.

”Otak memutuskan sendiri, bukan kita yang memutuskan secara sukarela,” ujar Dr. Buzsáki.

Setiap gelombang tajam yang mencolok terdiri dari pemicu yang hampir bersamaan, sesuatu yang mirip gelombang melepaskan 15% neuron hippocampus saat mereka memberi sinyal ke sisi otak lainnya tentang peristiwa yang mengesankan.

Gelombang getaran ini mendapatkan namanya dari bentuk yang mereka hasilkan ketika informasi neural direkam oleh ilmuwan dari elektroda menjadi grafik.

Kemudian dalam eksperimen labirin tikus itu, elektroda tersebut merekam serangkaian gelombang getaran tajam yang sesuai pada saat tikus itu tidur.

Pada waktu malam, sel-sel di otak tikus yang sama aktif kembali seperti saat siang hari ketika tikus itu menjalani percobaan labirin. Mereka berulang kali memutar kembali peristiwa itu dalam pikiran mereka ribuan kali.

saat ‘place cell’ di hippocampus aktif, bagian itu membantu otak menyimpan informasi tentang tempat, seperti ruangan yang kita masuki atau jalan yang dilalui oleh tikus dalam labirin.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa gelombang getaran ini penting untuk membantu otak menyimpan memori saat tidur.

Demikian ulasan mengenai kinerja otak atau lupa dengan beberapa memori, semoga mudah di pahami ya.

 

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *