“bjb

Pondasi Rumah Tergerus Luapan Sungai Cipamuruyan, 1 Warga Tewas Tertimbun

Jenazah Encop (51) Warga Kampung Pamuruyan Rt 02 Rw 01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi Disemayamkan di Mesjid Cisarua (Sumber : Istimewa)
Jenazah Encop (51) Warga Kampung Pamuruyan Rt 02 Rw 01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi Disemayamkan di Mesjid Cisarua (Sumber : Istimewa)

HALOSMI.COM – Sungguh malang nasib Encop (51) warga Kampung Pamuruyan Rt 02 Rw 01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Jasadnya ditemukan oleh tim SAR gabungan berada di balik reruntuhan puing rumahnya sendiri pada Minggu, 3 Desember 2023, sekira pukul 19.30 WIB.

Sekertaris Desa Cisarua, Iyan Victor menuturkan, korban saat itu sedang berada di bagian belakang rumah (dapur) yang tepat berada di pinggir sungai Cipamuruyan. Kondisi sungai Cipamuruyan yang meluap membuat air menggerus pondasi rumah korban hingga akhirnya ambruk.

“Saat kejadian hujan sudah berhenti namun debit air deras hingga meluap dan mengenai pondasi rumah korban yang berada di samping sungai,” kata Iyan.

Hujan yang terus menerus turun sejak Minggu siang membuat aliran sungai Cipamuruyan meluap sejak sore hingga malam.

Tim SAR gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama TNI Polri serta masyarakat akhirnya dapat mengevakuasi korban setelah melakukan pencarian selama 30 menit.

“Korban kita temukan dalam posisi tertelungkup dan disebelahnya ada kompor,” tambah Iyan.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim yang datang ke lokasi kejadian membenarkan dugaan kejadian tersebut. Pondasi rumah korban hancur akibat abrasi yang terjadi karena luapan sungai Cipamuruyan.

“Posisi bagian belakang rumah korban ini sangat berdekatan dengan sungai. Jadi, saat sungai meluap pondasi bagian belakang rumah korban dengan mudah tergerus derasnya air,” jelas Medi.

Dirinya pun menghimbau agar warga yang tinggal di bantaran sungai agar waspada karena sewaktu-waktu air sungai dapat meluap karena curah hujan yang tinggi. “Kami (BPBD) menghimbau warga agar waspada, khususnya mereka yang berada di bantaran sungai,” tutupnya.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *