Tim Saber Pungli Kesulitan Mencari Bukti Dugaan Pungli Pencaker

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi, Kompol Rizla Fadhillah (Sumber : HALOSMI.COM)
Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi, Kompol Rizla Fadhillah (Sumber : HALOSMI.COM)

HALOSMI.COM – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Sukabumi mengalami kesulitan dalam membuktikan kasus dugaan pungli terhadap pencari kerja (pencaker) yang dilaporkan oleh masyarakat terhadap salah satu pabrik yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi, Kompol Rizka Fadhillah menuturkan penyelidikan yang dilakukan tim menemui kendala minimnya alat bukti yang bisa dipertanggung jawabkan.

“Yang menjadi kendala disini adalah minimnya alat bukti yang bisa dipertanggung jawabkan. Selama ini kan hanya informasi pernah menjadi korban dan alat buktinya ada, tetapi ketika tim menghubungi yang bersangkutan meminta yang bersangkutan ini yang kesulitan dengan alasan nanti endingnya bagaimana, ada ketakutan dari saksi itu sendiri untuk membeberkan bukti,” kata Rizka. Jumat, 3 Mei 2023.

Namun dirinya menegaskan hal tersebut tidak menghentikan penyelidikan terhadap dugaan pungli terhadap pencaker yang terjadi pada salah satu pabrik yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar tersebut. Dirinya meyakini bahwa penyelidikan masih akan terus berlangsung untuk mengungkap kasus dugaan pungli pencaker.

Rizka menuturkan, tim telah melakukan rapat formasi gabungan dari pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi dan juga melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi untuk menyikapi agar informasi (pungli pencaker) tersebut tidak terjadi kembali.

“Hal ini dilakukan agar sistem rekruitmen pencaker dibenahi oleh stakeholder terkait mulai dari informasi ke masyarakat sampai keterbukaan informasi sistem rekruitmen,” jelas Rizka.

Terkait dugaan pungli pencaker, tim Saber Pungli telah melakukan pemeriksaan terhadap HRD pabrik yang dilaporkan dan yang memberikan informasi terkait dugaan pungli pencaker.

Pemeriksaan terhadap HRD difokuskan kepada sistem rekruitmen pencaker yang diberlakukan oleh pabrik tersebut mulai dari administrasi hingga penerimaan karyawan yang sah.

“Sudah kita periksa semua pihak, nanti kita akan laporkan ini secara periodik ke masyarakat,” tutup Rizka.(*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *