“bjb

Toserba Tiara Tutup Permanen, Begini Tanggapan Ketua Apindo Kota Sukabumi

Human Resource Development (HRD) Toserba Tiara, Rini Herniaty berdiskusi bersama Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Sukabumi, Ashady Sugiarto di salah satu ruangan Toserba Tiara pada Rabu 31 Januari 2024. FOTO: Darwin Sandy/HALOSMI
Human Resource Development (HRD) Toserba Tiara, Rini Herniaty berdiskusi bersama Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Sukabumi, Ashady Sugiarto di salah satu ruangan Toserba Tiara pada Rabu 31 Januari 2024. FOTO: Darwin Sandy/HALOSMI

HALOSMI.COM – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Sukabumi, Ashady Sugiarto, angkat bicara terkait Toserba Tiara yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, tutup usia sekitar dua hari yang lalu, tepatnya Senin 29 Januari 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Toserba Tiara sebagai pusat perbelanjaan merupakan salah satu tempat hiburan di mana semua kebutuhan lengkap tersedia. Namun demikian, setelah hampir 17 tahun melayani pelanggannya di Sukabumi, Toserba Tiara akhirnya resmi tutup usia.

Ditutup Toserba Tiara ini, kata Ashady, dirinya cukup prihatin bagi Kota Sukabumi, karena hal itu berdampak menambahnya angka pengangguran. Namun demikian, pihaknya berharap dengan penutupan Toserba Tiara ini bisa terjalin komunikasi antara perusahaan dengan karyawan.

“Harapan kami dengan penutupan Tiara ini bisa terjalin komunikasi, artinya kewajiban Tiara sebagai perusahaan itu ke karyawan juga bisa dilaksanakan. Karyawan juga bisa paham, termasuk Pemerintah juga bisa paham apa yang terjadi ini,” ujar Ashady, kepada HALOSMI.COM, pada Rabu, 31 Januari 2024.

Menurutnya, penutupan Toserba Tiara ini diakibatkan dampak dari pandemi Covid-19 yang ternyata tidak mudah selesai saja sampai saat ini. Bahkan setelah Covid datang krisis global, sehingga ha ini yang membuat pasar atau daya beli menjadi menurun.

“Ya intinya karyawan termasuk pemerintah harus paham apa yang terjadi ini, mulai dari dampak Covid, datang krisis global. Nah ini yang membuat pasar atau daya beli menjadi menurun dan hingga terjadi seperti ini, karena pengusaha hadir sebenarnya perlu dorongan dari semua pihak,” ungkapnya.

Dirinya berharap ada progres tentang mau menjadi apa kedepan Toserba Tiara ini. Kendati demikian, diharapkan bisa tetap berdiri walaupun berganti managemen. Termasuk bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi.

“Harapan kami Apindo, mudah-mudahan tidak ada lagi pengusaha-pengusaha di Kota Sukabumi yang tutup, karena pengusaha ini salah satu penopang perekonomian Kota Sukabumi,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *