“bjb

Umat Muslim Wajib Paham Makna dari Isra Miraj

HALOSMI.COM- Peristiwa Isra Miraj menjadi salah satu perjalanan paling signifikan dalam riwayat kehidupan Rasulullah SAW. Seperti yang pernah dikutip oleh Azyumardi Azra, menetapkan Isra’ Mi’raj sebagai satu dari tiga perjalanan terkemuka dalam sejarah hidup Rasulullah, bersanding dengan peristiwa hijrah dan Haji Wada.

Dilansir dari laman Kemenag, Senin, 5 Februari 2024, Isra’ Miraj mencerminkan sebuah perjalanan penuh kepahlawanan dalam mencapai kesempurnaan spiritual dunia. Isra’ Mi’raj bukanlah perjalanan yang biasa.

Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu dinaikkan ke langit ketujuh, semua itu terjadi dalam satu malam.

Meskipun peristiwa ini hanya dialami Rasulullah, umat Islam tetap dapat memetik hikmah dari hal tersebut.

Di antaranya adalah pentingnya sholat lima waktu hingga bukti kebesaran Allah SWT. Untuk itu, kita sebagai umat muslim wajib paham makna dari Isra Miraj tersebut.

Dikutip dari buku Isra Miraj karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, Isra Miraj terdiri dari dua peristiwa, yakni Isra dan Miraj. Isra merujuk pada perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem.

Perjalanan ini berlangsung hanya dalam satu malam dengan bantuan makhluk gaib bernama Buraq yang menjadi kendaraannya.

Setelah sampai di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW memimpin sholat bersama para nabi sebelumnya.

Setelah itu, Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanan ke langit dari Masjidil Aqsa yang disebut dengan Miraj. Selama perjalanan ini, Nabi Muhammad melewati tujuh langit, bertemu dengan para nabi dan malaikat, hingga akhirnya menghadap Allah SWT.

Peristiwa Isra Miraj disebutkan dalam Surat Al-Isra untuk menggambarkan keagungan Allah SWT. Berikut bunyi Surat Al-Isra ayat 1:

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya:

“Maha Suci Allah yang telah menjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Dalam Islam, Isra Miraj dapat dimaknai sebagai mukjizat dan tanda kebesaran Allah SWT. Dr. Said Ramadhan Al-Buthy dalam buku berjudul Fikih Sirah menyebutkan bahwa menurut jumhur ulama, Isra Miraj adalah mukjizat luar biasa yang Allah SWT berikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, umat Muslim juga dapat memaknai Isra Miraj sebagai pengingat akan pentingnya mendirikan sholat lima waktu.

Dalam buku Khutbah Jumat Sejuta Umat yang ditulis oleh Muhammad Khatib, dijelaskan bahwa Isra Miraj memiliki makna mendalam terkait ibadah, khususnya dalam keistimewaan penyampaian perintah untuk menjalankan sholat lima waktu.

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *