“bjb

Wacana Pertalite Bakal Dihapus, Menteri ESDM Beberkan Hal Ini!

HALOSMI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif buka suara terkait wacana Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dihapus tahun ini.

Ada beberapa poin yang disorotinya menyikapi wacana tersebut. Pada 2024 ini, konsumsi jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite bakal dibatasi. Pelaksanaannya masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014.

Pihaknya juga tidak mempersoalkan jika usulan tersebut benar-benar diimplementasikan. Namun, ia meminta agar PT Pertamina (Persero) mampu memproduksi jenis BBM tanpa menambah beban anggaran.

Lantas, jika pertalite akan dihapuskan, apa penggantinya?

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyampaikan, pihaknya saat ini masih menyalurkan Pertalite. Nantinya, apabila Pertalite benar-benar dihapus, BBM penggantinya adalah Pertamax Green 92.

Perlu diketahui bahwa Pertamax Green 92 adalah BBM hasil campuran Pertalite dengan 7 persen etanol atau E7.

Selain itu, Irto juga menjelaskan bahwa Pertamina masih menyalurkan BBM non-subsidi, yaitu Pertamax Green 95. Pertamax Green 95 adalah BBM hasil campuran Pertamax dengan Bioetanol sebanyak lima persen.

Campuran keduanya membuat BBM ini memiliki RON 95 atau lebih besar dari Pertamax yang memiliki RON 92.

“Untuk BBM non-subsidi Pertamax Green 95 tetap juga kita salurkan dan kita perluas penyalurannya,” terang Irto.

Di tengah wacana penghapusan Pertalite, pemerintah telah menetapkan kuota penyaluran JBKP Pertalite pada 2024 sebanyak 31,7 juta kilo liter.

Jumlah tersebut lebih sedikit apabila dibandingkan dengan kuota penyaluran pada 2023 sebanyak 32,56 juta. Penetapan kuota Pertalite pada tahun ini didasarkan pada perhitungan dari realisasi 2023 yang hanya mencapai 30 juta kilo liter atau sekitar 92,24 persen.

Untuk saat ini, aturan pembatasan konsumsi BBM hanya diterapkan bagi penggunaan solar. Jika Perpres Nomor 191 sudah direvisi, diharapkan tipe konsumen yang boleh menggunakan Pertalite segera bisa diklasifikan. (***)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *