“bjb

Wajib Tahu ! 4 Warna Cairan Hidung Saat Flu Menentukan Masalah Kesehatan Seseorang

Foto : Doc. AlaDokter

HALOSMI.COM- Dimusim pancaroba apalagi pada bulan puasa seperti ini, jika kita tidak menjaga kekebalan tubuh maka kemungkinan besarnya kita akan mudah terserang penyakit, terutama Flu. Pada saat Flu pasti ada lendir yang mengganggu pernafasan  sehingga membuat kita tidak nyaman.

Baik gelap atau terang, keras maupun lembut, warna dan konsistensi cairan atau lendir hidung bisa menjadi tanda dan peringatan dini yang mengarah pada indikasi masalah kesehatan seseorang. Biasanya cairan hidung yang bening dan encer dianggap sehat, tetapi jika terlalu putih, itu bisa menandakan hidung tersumbat atau seseorang akan terserang penyakit dalam waktu dekat.

Namun masih ada beberapa warna lain yang dapat menjadi indikasi adanya kerusakan jaringan hidung bagian dalam atau sesuatu yang lebih serius, bahkan mematikan. Berikut diantaranya :

Putih 

Cairan atau lendir hidung berwarna putih seringkali merupakan tanda paling awal bahwa seseorang akan jatuh sakit. Biasanya jika kita memiliki kadar air yang rendah, cairan hidung akan berwarna putih pekat dan tampak lebih tebal dan keruh dari normal.

Kandungan air biasanya hilang pada tahap awal infeksi virus, seperti flu atau COVID-19. Salah satu gejala paling awal yang dialami tubuh saat sakit adalah peradangan jaringan di hidung.

Kuning 

Ketika seseorang sakit, sel darah putih mengerumuni sel yang terinfeksi dan melawan virus untuk mengeluarkannya dari tubuh. Tumpukan sel mati itulah yang menyebabkan ingus berwarna kuning. Konsistensi akan mirip dengan putih telur. Dokter mengatakan biasanya tidak banyak yang perlu dikhawatirkan jika ingus tetap dalam keadaan ini.

Hijau

Ketika seseorang memiliki lendir ataupun cairan hidung berwarna hijau, artinya kamu sedang menderita infeksi serius. Ingus hijau berarti ada lebih banyak sel darah putih yang mati daripada saat berubah menjadi kuning. Biasanya berwarna hijau kusam dan relatif tebal. Meskipun biasanya tidak banyak yang perlu dikhawatirkan, jika ingus hijau bertahan selama lebih dari dua minggu, seseorang harus menemui dokter.

Merah Muda atau Merah 

Warna merah muda atau kemerahan pada lendir hidung seseorang biasanya disebabkan oleh adanya sedikit darah. Ada beberapa kemungkinan penyebab hidung berdarah, tetapi para ahli mengatakan bahwa biasanya tidak banyak yang perlu dikhawatirkan.

Penyebab paling umum adalah udara kering, biasanya karena cuaca di luar ruangan dingin atau seseorang berada di dalam ruangan yang menggunakan AC. Terkadang, seseorang yang mengupil juga dapat merusak jaringan hidungnya, menyebabkan sedikit pendarahan. Mereka biasanya akan pulih dalam sehari.

Hidung berdarah juga bisa muncul karena flu, penggunaan obat-obatan atau menghirup bahan kimia yang mengiritasi, seperti bahan pembersih. Dokter menyarankan untuk mencari pertolongan medis jika darah melebihi satu cangkir dari hidung.(*)

 

 

 

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *