Perayaan Festival Budaya Cap Go Meh, Toleransi Keberagamaan di Kota Sukabumi Tetap Terjaga

SUKABUMI, HALOSMI.COM – Toleransi keberagamaan di Kota Sukabumi hingga saat ini masih tetap terjaga dengan baik. Hal itu terbukti dengan hadirnya ribuan masyarakat, mulai dari umat Tionghoa hingga masyarakat lokal yang antusias menonton aksi pertunjukan barongsai dalam perayaan festival budaya Cap Go Meh yang digelar di Vihara Widhi Sakti, di Jalan Pejagalan, Kecamatan Warudoyong, pada Sabtu 11 Februari 2023.

“Kebetulan memang kita dari GP Ansor Kota Sukabumi ini intens mengawal setiap tahunnya dalam kegiatan perayaan Imlek ini atau Cap Go Meh yang dilaksanakan oleh saudara-saudara kita dari umat Tionghoa,” ujar Ketua Kaderisasi GP Ansor Kota Sukabumi, Rahmat Hidayat, kepada HALOSMI.COM.

Baca juga: Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Dukung Kawasan Kelenteng Jadi Sektor Wisata dan Kuliner

Ia menjelaskan, salah satu peranan penting bagi GP Ansor yaitu harus tetap di pertahankan dan terus dijaga untuk saling menjaga satu dengan yang lainnya. Terutama, kata dia, hal ini memang berkenaan dengan bagaimana pihaknya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi keberagaman, sehingga dapat menciptakan keamanan dan ketentraman antar umat beragama di Kota Sukabumi.

“Jadi ini menjadi salah satu peranan penting bagi kita yang harus tetap dipertahankan dan dijaga, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi keberagaman di Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Baca juga: Perayaan Cap Go Meh di Sukabumi, Ribuan Masyarakat Antusias Tonton Pertunjukan Barongsai

Disinggung terkait dengan toleransi keberagaman selama ini di Kota Sukabumi, kata dia, tidak ada hal-hal yang kemudian bersinggungan antara umat beragama. Kendati demikian, perlu disadari bersama-sama bahwa semua pihak harus saling mensupport satu dengan yang lainnya serta harus saling mendukung ketika memang saudara-saudara umat beragama yang lainnya juga melaksanakan perayaan atau lebaran tertentu.

“Kita berharap dalam perayaan agama apapun, kita ingin selalu hadir dan selalu ada membantu dan menjaga, tentu melestarikan juga, sekaligus mempertahankan kerukunan antar umat beragama di Kota Sukabumi,” pungkasnya. (*)

Follow dan baca artikel terbaru dan menarik lainnya dari halosmi.com di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *